Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Posts

  • Foto Hardiknas 2014.

  • Sang Pemimpin Upacara Hari Guru Nasional RI 2014.

  • Foto Guru SMP YMIK saat HARDIKNAS 2014.

  • Sang Pengajar yang Hebat!!!.

  • Team Paduan Suara SMP YMIK.

  • Foto Bareng Kwarcab Jakarta Barat.

  • Team Pasukan Regu Semut Melati (ANT JASMINE) 2014.

  • Seni Tari.

  • Foto Gerbang Depan SMP-SMK YMIK.

  • Foto Bersama Maulid Nabi Muhammad.

  • Posko Banjir SMP-SMK YMIK Tahun 2012.

  • Posko Banjir SMP-SMK YMIK Tahun 2012.

  • Posko Banjir SMP-SMK YMIK Tahun 2012.

  • School Number One !!! Pertama di Jakarta Barat, Kec.Kebon Jeruk.

  • Selamat HUT DKI Yang ke 487.

  • Peduli Banjir SMP YMIK Jakarta.

  • Foto Bersama Kapolsek Jakarta Barat.

  • Mantap Masuk Ymik Ajjah......

  • Team Futsal Juara 1 Se Jakarta Barat

  • Salah satu guru yang sedang diwawancarai SAAT HARDIKNAS 2010

  • Lab Komputer SMP YMIK

  • Gedung SMK YMIK

  • Lapangan Parkir Luas

Sabtu, 12 Juli 2014

Alhamdulilah,SMP YMIK meraih penghargaan berprestasi kembali...



                           
 
    Alhamdulilah,SMP YMIK kembali meraih prestasi yang sangat luar biasa hebat,dengan semangat dan ketekunan team dan kerja sama serta kekompakan,team futsal SMP YMIK meraih prestasi Juara 1 Futsal Se Jakarta Barat dan Sertifikat Team.

     Menurut Sardiman A.M (2001:46) “Prestasi adalah kemampuan nyata yang merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi baik dari dalam maupun dari luar individu dalam belajar”. Sedangkan pengertian prestasi menurut A. Tabrani (1991:22) “Prestasi adalah kemampuan nyata (actual ability) yang dicapai individu dari satu kegiatan atau usaha”.
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (1996:186) “Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan dan sebagainya)”. Sedangkan menurut W.S Winkel (1996:165) “Prestasi adalah bukti usaha yang telah dicapai.
Dari beberapa pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa prestasi merupakan suatu hasil yang telah dicapai sebagai bukti usaha yang telah dilakukan.
Dengan semangat penuh kerja keras kita bisa raih prestasi dan membanggakan nama baik sekolah dan orang tua.

Kamis, 10 Juli 2014

Kegiatan Saat MOPDB 

08/07/2014

Oleh Admin
MOS SMP YMIK
Alhamdulilah,Pendaftaran PPDB SMP YMIK ditutup pada hari tanggal Selasa,08 Juli 2014 pukul 07.00 WIB . Peserta didik banyakan dari sekolah negeri terdekat di SMP Kami,seperti SD Negeri Joglo 01-10 .
     Tahun lalu jumlah peserta didik yang mendaftar di SMP YMIK adalah 312 Peserta didik Kelas VII,253 Peserta Didik Kelas VIII,dan  192 Peserta didik Kelas IX. Semoga tahun ini Peserta didik mencapai kuota yang ditentukan oleh sekolah dan disesuaikan kelasnya.Amin

    Sistem PPDB kami berbeda dengan sistem ppdb SMP Negeri lainnya, yaitu kami menggunakan sistem jalur cepat atau jalur langsung (orang tua datang kesekolah) langsung dengan membawa persyaratan nya.
    Orang tua yang mendaftarkan putra/i & anak didiknya di SMP YMIK wajib mengikuti Kegiatan MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru) atau MOS (Masa Orientasi Siswa) yang dilaksanakan pada hari tanggal masuk sekolah pertama  Senin,14 Juli 2014 s.d Rabu 16 Juli 2014.
     Hari pertama perkenalan lingkungan sekolah  sampai  Rabu,16 Juli 2014  dibimbing oleh Pembina OSIS dan Anggota OSIS SMP YMIK.
Pengenalan lingkungan sekolah sangat penting agar siswa/i terbiasa di sekolah dan dapat mengenal antar temannya serta guru/karyawan-karyawan SMP YMIK.
     Mos dilaksanakan 1 tahun sekali,dengan tujuan melatih peserta didik baru masuk Ke kelas Jenjang SMP yang diawali dengan kegiatan MOPDB atau MOS.
Terima Kasih Kepada Bapak/Ibu Orang Tua/Wali yang sudah mendaftarkan putra/i Bapak/Ibu di SMP YMIK.

"SELAMAT BELAJAR" "PRESTASI YES,NARKOBA NO"

Senin, 07 Juli 2014


* EKSKUL

1. Basket
2. Bulutangkis
3. Pramuka
4. Volly Ball
5. Paskibra
6. English Club
7. Rohis
8. Marawis
9. dsb.

http://smk-ymik.com/images/images_gallery/Title%20Sekolah%20Ymik_1.jpg

Jln.Komplek DPR.RI Joglo Kec.Kembangan Jakarta Barat 11640
Telp. 021-5840517 Fax. 021-5859142
e-mail : ka_smpymik@yahoo.com website : www.smp-ymik.com
    PENGERTIAN TATA TERTIB


      Banyak sekali kossa kata dalam mempelajari ilmu bahasa Indonesia yang mengunakan gabungan-gabungan kata lama menjadi kata yang baru dengan arti yang baru pula, kosa kata dalam bahasa Indonesia selalu bertambah, pertambahan itu terjai melalui beberapa tahap, diantaranya
  1. Pembentukan kata yang menggunakan imbuhan-imbuhan baru
  2. Pengambilan apa adanya dari bahasa asing
  3. Penyesuaian ejaan/bunyi dari bahasa asing (adaptasi)
  4. Penerjemahan dari bahasa asing
  5. Kata hasil penyingkatan
Tata tertib merupakan kosakata yang terbentuk dengan mengunakan imbuhan-imbuhan baru, pada awalnya tata tertib berasal dari dua kata, yaitu kata “tata” yang artinya susunan, peletakan, pemasangan, atau bisa disebut juga sebagai ilmu, contohnya, tata boga, tata graham, dan lain sebagainya. Dan kata yang kedua adalah kata “tertib” yang artinya teratur, tidak acak-acakan, rapih. Dalam kosakata bahasa Indonesia kata “tata tertib” mempunyai pengertian yang baru, tapi masih aa keterkaitan dengan arti dari kedua kata tersebut, jadi kosakata tata tertib artinya adalah sebuah aturan yang dibuat secara tersusun dan teratur, serta saling berurutan, denga tujuan semua orang yang melaksanakan peratauran ini melakukannya sesuai dengan urutan-urutan yang telah dibuat.
Menurut PP no. 60 tahun 1999 Pasal 1 butir 7 Statuta adalah pedoman dasar penyelenggaraan kegiatan yang dipakai sebagai acuan untuk merencanakan, mengembangkan program dan penyelenggaraan kegiatan fungsional sesuai dengan tujuan perguruan tinggi yang bersangkutan, yang berisi dasar yang dipakai sebagai rujukan pengembangan peraturan umum, peraturan akademik dan prosedur operasional yang berlaku di perguruan tinggi yang bersangkutan. Sampai saat ini hampir semua Statuta PT kita masih merujuk pada PP no. 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Seperti yang disebut dalam pasal 4 Kepmendikbud no. 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi, statute merupakan syarat pendirian suatu Perguruan Tinggi. Hal ini diperkuat oleh Permendiknas no. 85 tahun 2008 tentang Pedoman Penyusunan Statuta PT.
Penggantian PP 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi dengan PP 17 tahun 2010 tentang pengelolaan penyelenggaraan pendidikan dan PP 66 Tahun 2010 tentang perubahan PP 17 tahun 2010 mengakibatkan terjadi perubahan drastis pada fungsi senat. Pada pasal 30 PP 60 Tahun 1999, Senat merupakan badan normatif tertinggi yang memiliki fungsi penting dalam bidang akademik dan nonakademik. Dalam bidang nonakademik, misalnya, Senat berfungsi memberi pertimbangan dalam pemilihan pejabat di suatu perguruan tiggi. Secara organisatoris, Rektor/Dekan sekaligus sebagai Ketua Senat (ex officio).
Menurut pasal 58D ayat 1 poin c PP 66 Tahun 2010, Senat berfungsi sebagai organ pertimbangan dan pengawasan akademik. Senat tidak lagi memberi pertimbangan dan pengawasan urusan nonakademik. Senat tidak lagi memberi pertimbangan dalam pemilihan pejabat disuatu perguruan tinggi. Menurut pasal 58F ayat 2 PP 66 Tahun 2010 pelaksanaan otonomi perguruan tinggi dibidang managemen organisasi merupakan kewenangan dari rektor.
Dengan Dibatalkannya yang telah dibatalkan PP no. 60 tahun 1999 oleh PP no. 17 tahun 2010 dan perubahannya  PP 66 Tahun 2010 .  Sepatutnya diikuti dengan perubahan statuta oleh perguruan tinggi. Hanya terdapat beberapa PTN sudah merevisi Statuta mereka sesuai ketentuan PP no. 17 dan  PP no. 66 tahun 2010, seperti misalnya Statuta UNNES  melalui Permendikbud no. 8 tahun 2011, Statuta UNY melalui Permendikbud no. 34 tahun 2011, Statuta Unstrat melalui Permendikbud no. 61 tahun 2011 , Statuta Universitas Haluoleo melalui Permendikbud no.43 Tahun 2012.
Perubahan struktur organisasi pada Universitas Andalas dimulai dengan diterbitkannya Permendikbud no 25 tahun 2012 tentang organisasi dan tata kerja (OTK) Universitas Andalas. yang baru yang disusun kemudian dilanjutkan dengan Permendikbud no 47 Tahun 2013 tentang statuta Universitas Andalas yang penyusunannya sesuai dengan Berdasarkan Pedoman Penyusunan Statuta Perguruan Tinggi yang dibuat tahun 2011 oleh team Dikti dan mengacu juga kepada Semoga dengan pengesahan UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Pada statua ini disebutkan bahwa tata cara pemilihan Rektor seperti yang diatur sesuai dengan aturan yang berlaku, dalam hal ini sesuai dengan Permendikbud no 33 thn 2012.
Semoga dengan pengesahan UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi segera ditetapkan peraturan pelaksana termasuk pedoman Statuta yang sesuai kondisi s

Peraturan

 
 
 Manusia merupakan mahluk sosial sehingga dalam kesehariannya selalu berhubungan dengan manusia-manusia yang lain. Karena seringnya terjadi interaksi anatar manusia tersebut, maka dibutuhkan sesuatu yang bersifat mengatur dan mengikat manusia-manusia tersebut untuk selalu mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Peraturan dibuat untuk mengatur manusia - manusia yang terdapat dalam satu kelompok untuk menghindari sikap brutal, mau menang sendiri, dll. 
 
 
Berikut ini adalah pengertian dan definisi peraturan:
 
# TIM GRASINDO
Peraturan merupakan patokan untuk menilai apakah sebuah aktivitas itu dimulai dengan baik
 
# LYDIA HARLINA MARTONO
Peraturan merupakan pedoman agar manusia hidup tertib dan teratur. Jika tidak terdapat peraturan, manusia bisa bertindak sewenang-wenang, tanpa kendali, dan sulit diatur
 
# JOKO UNTORO & TIM GURU INDONESIA
Peraturan merupakan salah satu bentuk keputusan yang harus ditaati dan dilaksanakan. Jasi, kita harus menaati peraturan agar semua menjadi teratur dan orang akan merasa nyaman
 
Peraturan adalah tindakan yang harus dilakukan atau yang tidak boleh dilakukan
 
 
# M. HASAN
Peraturan adalah ketentuan yang digunakan untuk mengatur hubungan antarmanusia dalam sebuah masyarakat
 
# I WAWANG SETYAWAN
Peraturan adalah suatu hal yang sangat mutlak dan bersifat membatasi ruang gerak atau "kemerdekaan" setiap individu
 
# MARIA FARIDA INDRATI S
Peraturan adalah keputusan yang bersifat mengatur
 
# LYDIA HARLINA MARTONO, SATYA JOEWANA, VENUS KHASANAH
Peraturan adalah cara membangun norma masyarakat sebagai pedoman agar manusia hidup tertib dan teratur
 
# KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA
Peraturan adalah ketentuan yang mengikat warga kelompok masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan, dan kendalikan tingkah laku yang sesuai dan diterima: setiap warga masyarakat harus menaati aturan yang berlaku; atau ukuran, kaidah yang dipakai sebagai tolok ukur untuk menilai atau membandingkan sesuatu
 
Pengertian kode etik dan profesi guru
kode etik profesi adalah suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.
Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.
Menurut Kartadinata profesi guru adalah orang yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai, keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu, dan kemampuan tersebut tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan..

Makagiansar, M. 1996 profesi guru adalah orang yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai, keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu

Nasanius, Y. 1998 mengatakan profesi guru yaitu kemampuan yang tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan. Ada beberapa peran yang dapat dilakukan guru sebagai tenaga pendidik, antara lain: (a) sebagai pekerja profesional dengan fungsi mengajar, membimbing dan melatih (b) pekerja kemanusiaan dengan fungsi dapat merealisasikan seluruh kemampuan kemanusiaan yang dimiliki, (c) sebagai petugas kemashalakatkatan dengan fungsi mengajar dan mendidik masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik.

Galbreath, J. 1999 profesi guru adalah orang yang bekerja atas panggilan hati nurani. Dalam melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat hendaknya didasari atas dorongan atau panggilan hati nurani. Sehingga guru akan merasa senang dalam melaksanakan tugas berat mencerdakan anak didik.

Gagasan pendidikan profesi guru semula dimaksudkan sebagai langkah strategis untuk mengatasi problem mutu keguruan kita karena perbaikan itu tidak akan terjadi dengan menaikkan remunerasi saja. Oleh sebab itu, pendidikan profesi diperlukan sebagai upaya mengubah motivasi dan kinerja guru secara terencana, terarah, dan berkesinambungan.
Sebagai kalangan profesional, sudah waktunya guru Indonesia memiliki kode etik dan sumpah profesi. Guru juga harus memiliki kemampuan sesuai dengan standar minimal sehingga nantinya “tidak malpraktik” ketika mengajar.

Direktur Program Pascasarjana Uninus, Prof. Dr. H. Achmad Sanusi, M.P.A., menyatakan hal tersebut. “Dibandingkan dengan profesi lain seperti dokter, guru masih tertinggal karena belum memiliki sumpah dan kode etik guru,” katanya.

Adanya sumpah profesi dan kode etik guru, menurut Achmad Sanusi, sebagai rambu-rambu, rem, dan pedoman dalam tindakan guru khususnya saat kegiatan mengajar. Alasannya, guru harus bertanggung jawab dengan profesi maupun hasil dari pengajaran yang ia berikan kepada siswa. Jangan sampai terjadi malapraktik pendidikan.

KODE ETIK GURU INDONESIA
1.    Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia indonesia seutuhnya berjiwa Pancasila.
2.    Guru memiliki dan melaksanakan kewjujuran professional.
3.    Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan
4.    Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar
5.    Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan
6.    Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkandan meningkatkan mutu dan martabat profesinya
7.    Guru memelihara hubungan profesi semangat kekeluargaan dan kesetiakawanan nasional
8.    Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organiosasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian
9.    Guru melaksanakan segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan
IV. DAFTAR PUSTAKA
http://www.sarjanaku.com/2011/01/makalah-profesi-guru.html

-----------, 2006. Undang Undang No.14 tahun 2005 pendidikan nasional Indonesia , Jakarta: Depdiknas RI
-----------, 2003. Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 manajemen pendidikan , Jakarta: Depdiknas RI
http://makalahfrofesikependidikan.blogspot.com/2010/07/makalah-profesi-guru.html
-----------,2002. Masalah manajemen pendidikan di Indonesia, Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan Ditjen Dikdasmen - Dik menum.
Wanto, 2005. manajemen dan pendidikan, Surabaya; Tabloid Nyata IV Desember
                                                     

                                        SMP YMIK


               Alamat: Jl. Joglo Raya (Komplek DPR.RI) Kembangan Jak-Bar
              Telepon: 021-5840517
              Fax: 021-5859142
              Email: ka_smpymik@yahoo.com
              Web: www.smp-ymik.com
              Administrator: ppdbsmpymik@gmail.com

    Copyright

    Contact Us

    Web : www.smp-ymik.com / smpssmpymik-ggp.sch-id.net

    Email : ka_smpymik@yahoo.com

    Support

    Status YM